Updated 16 June 2026
Apa itu ngeframe? Ngeframe adalah kondisi saat game patah-patah karena FPS drop atau frame rate tidak stabil. Akibatnya, layar terlihat tersendat, gerakan karakter tidak mulus, dan kontrol terasa telat merespons.
Karena itu, penting untuk memahami penyebab ngeframe dan cara mengatasinya agar pengalaman bermain tetap lancar.
Suhu tinggi bisa membuat performa HP atau PC turun. Kondisi ini sering terjadi saat bermain terlalu lama, memakai grafik tinggi, atau bermain sambil mengisi daya. Akibatnya, FPS drop dan game terasa patah-patah.
Aplikasi yang berjalan di belakang layar dapat memakan RAM. Jika RAM hampir penuh, game tidak mendapat ruang kerja yang cukup. Dampaknya, performa turun dan gameplay menjadi tidak stabil.
Memori internal yang hampir penuh bisa membuat sistem bekerja lebih berat. Cache game, file sampah, dan ukuran update yang makin besar juga dapat mengganggu performa. Akibatnya, game lebih mudah ngeframe.
Grafik tinggi membutuhkan tenaga perangkat yang lebih besar. Resolusi, shadow, efek visual, dan frame rate tinggi bisa membebani HP atau PC. Jika spesifikasi perangkat tidak cukup kuat, game akan terasa patah-patah.
Koneksi buruk biasanya menyebabkan lag, delay, atau ping tinggi. Namun, banyak gamer tetap menyebut gangguan ini sebagai ngeframe. Jadi, penting membedakan masalah FPS dengan masalah jaringan.
Gunakan pengaturan smooth, medium, atau balanced sesuai kemampuan HP. Jangan memaksakan grafik rata kanan jika perangkat tidak kuat.
Tutup aplikasi chat, browser, media sosial, dan aplikasi berat lain sebelum bermain. Cara ini membantu RAM lebih lega dan game berjalan lebih stabil.
Hapus cache game, file tidak penting, dan aplikasi yang jarang dipakai. Sisakan ruang penyimpanan agar sistem tidak bekerja terlalu berat.
Main sambil mengisi daya bisa membuat HP lebih cepat panas. Suhu tinggi dapat menurunkan performa dan memicu FPS drop.
Gunakan fitur Game Mode atau Performance Mode jika tersedia. Fitur ini membantu memprioritaskan performa game dan membatasi gangguan dari aplikasi lain.
Update game dan sistem operasi bisa membawa perbaikan performa. Dan, cek juga apakah update terbaru masih cocok dengan spesifikasi HP kamu.
Kurangi resolusi, texture, shadow, anti-aliasing, V-Sync, dan render scale. Setting ini cukup berat untuk GPU. Gunakan pengaturan low atau medium agar FPS lebih stabil.
Pastikan driver grafis selalu diperbarui. Gunakan driver resmi dari NVIDIA, AMD, atau Intel sesuai GPU yang dipakai. Driver baru sering membawa optimasi performa game.
Suhu CPU dan GPU yang terlalu tinggi bisa menurunkan performa. Kondisi ini sering disebut thermal throttling. Jika laptop atau PC terlalu panas, FPS bisa turun dan game terasa patah-patah.
Tutup browser dengan banyak tab, aplikasi editing, launcher yang tidak dipakai, dan software streaming. Program berat dapat memakai RAM, CPU, dan GPU sehingga game tidak berjalan maksimal.
SSD dan RAM tambahan bisa membantu performa lebih stabil, terutama untuk game modern. Namun, ini solusi lanjutan. Coba optimasi setting dan suhu perangkat terlebih dahulu.
Setelah memahami apa itu ngeframe dan cara mengatasinya, pastikan pengalaman bermain makin lengkap dengan top up game di markasgamer.com.