Updated 16 June 2026
Hero paling lemah di ML sering menjadi pembahasan penting bagi pemain yang ingin push rank tanpa salah pick. Di Mobile Legends, hero yang dianggap lemah bukan berarti tidak bisa menang, tetapi biasanya kurang efektif di meta terbaru, jarang dipilih, mudah di-counter, atau membutuhkan kondisi tertentu agar bisa maksimal.
Karena itu, sebelum masuk ranked, pemain perlu tahu hero mana saja yang sebaiknya dihindari atau dipakai dengan strategi khusus agar peluang menang tetap lebih besar saat main.
Layla sering dianggap sebagai salah satu marksman paling lemah di ML karena mobilitasnya sangat rendah. Ia memang punya damage besar saat late game, tetapi di early game Layla mudah ditekan oleh assassin, fighter, atau roamer lawan. Tanpa posisi yang aman dan perlindungan dari tim, Layla bisa menjadi target mudah saat team fight.
Novaria memiliki kemampuan poke jarak jauh dan vision yang berguna, tetapi tidak selalu efektif untuk solo rank. Damage-nya bergantung pada akurasi skill, sementara kontribusinya dalam team fight kadang kurang terasa jika tim tidak bisa memanfaatkan informasi dari skill-nya. Karena itu, Novaria termasuk mage yang cukup situasional.
Zilong masih populer di rank tertentu, tetapi cukup mudah dibaca oleh lawan. Pola bermainnya biasanya split push atau menculik hero tipis. Masalahnya, Zilong sangat rentan terkena crowd control dan sulit masuk ke team fight besar. Jika gagal mendapatkan momentum, kontribusinya bisa sangat minim.

Pharsa memiliki burst damage dan area serangan luas, tetapi sangat bergantung pada posisi aman saat menggunakan ultimate. Jika lawan memiliki assassin, fighter dive, atau roamer dengan stun, Pharsa bisa dengan mudah diganggu. Hero ini masih kuat dalam kondisi tertentu, tetapi tidak selalu aman untuk blind pick.
Lesley dikenal sebagai marksman late game dengan critical damage tinggi. Namun, ia membutuhkan item dan waktu farming yang cukup lama agar benar-benar kuat. Dalam meta yang menuntut rotasi cepat dan objektif sejak awal permainan, Lesley sering kalah tempo dari marksman lain yang lebih aktif di early hingga mid game.
Wanwan sebenarnya punya mobilitas tinggi dan ultimate yang berbahaya. Namun, hero ini membutuhkan mekanik yang cukup sulit. Pemain harus bisa membuka weakness lawan sebelum mengaktifkan ultimate. Jika gagal menjaga posisi atau tidak bisa memaksimalkan skill, Wanwan akan sulit memberi dampak besar dalam pertandingan.
Diggie termasuk support yang sangat berguna untuk melawan hero crowd control. Namun, di luar kondisi tersebut, impact Diggie bisa terasa kurang besar. Ia tidak setebal roamer tank dan tidak selalu mampu membuka war dengan baik. Karena itu, Diggie lebih cocok digunakan sebagai counter pick, bukan pilihan utama di semua match.
Saber memiliki kemampuan menculik hero tipis dengan cepat, terutama mage atau marksman lawan. Namun, setelah menggunakan combo, Saber sering kesulitan keluar dari pertarungan. Hero ini juga kurang efektif jika lawan memiliki item defense, purify, atau perlindungan dari roamer. Karena itu, Saber cukup bergantung pada timing dan target yang tepat.
Hero paling lemah di ML bisa berubah sesuai patch, meta, dan cara bermain pemain. Layla, Novaria, Kimmy, Zilong, Pharsa, Lesley, Wanwan, Diggie, dan Saber bukan berarti tidak bisa digunakan, tetapi lebih berisiko jika dipakai tanpa strategi yang tepat.
Sebelum push rank, pastikan kamu memilih hero sesuai draft tim, memahami counter lawan, dan tidak asal pick hanya karena nyaman digunakan.
Agar pengalaman bermain makin maksimal, kamu juga bisa menyiapkan kebutuhan game dengan top up Diamond Mobile Legends secara cepat dan praktis di MarkasGamer.com.